Bisnis

10 Jenis dan Tipe Web Developer Secara Umum

Setiap pengembang mempunyai preferensi serta gaya bekerja yang sangat bertolak belakang meskipun mereka mengerjakan pekerjaan yang sama. Ada yang alami mencatat kode,...

Written by admincideronline · 3 min read >

Setiap pengembang mempunyai preferensi serta gaya bekerja yang sangat bertolak belakang meskipun mereka mengerjakan pekerjaan yang sama.

Ada yang alami mencatat kode, ada yang copas, ada yang perfeksionis, dan lain sebagainya. Namun semuanya tetaplah web developer yang seharusnya bisa diandalkan untuk menciptakan sebuah situs yang bisa mengatasi masalah yang dihadapi oleh klien nya.

Berikut adalah sepuluh tipe web developer yang perlu Anda ketahui.

  1. The Purists

Tipe ini adalah jenis Web Developer yang tetap berpegang pada aturan tradisional, seringkali tipe ini tidak suka memakai framework ataupun librari, mereka suka mencatat kode murni dari bahasa pemograman.

Mereka seringkali akan lebih mempunyai mengunakan Vanilla Javascript dibandingkan Jquery setiap kali menciptakan website. Mereka tidak akan memiliki banyak masalah untuk menciptakan website dengan bahasa murni dan dengan cara-cara tradisional, tetapi mereka juga tidak sepenuhnya menutup diri dengan kerangka kerja tersebut, saat permintaannya harus dibuat dengan “jquery” pasti mereka juga akan tetap menyanggupi.

 

  1. The Doers

Seseorang tentu saja harus bisa menyelesaikan pekerjaan yang mereka lakukan, tidak peduli apapun itu, untuk si Doers, prioritas mereka adalah untuk menuntaskan pekerjaan. Mereka seringkali akan sering kali up-to-date dengan framework terbaru dan tercepat, librari dan alur kerja yang teratur. Mereka memiliki banyak modul sebelum memulai menciptakan website, semua diurutkan supaya bisa dipakai dengan cepat saat sedang menggarap proyek website. Mereka seringkali akan menata segala sesuatu untuk kelancaran produksi, seringkali orang seperti ini akan bekerja dengan memakai Grunt atau Gulp.

 

  1. Polyglots

Polyglots adalah orang yang menggunakan sejumlah bahasa pemrograman, mereka bahkan menggarap masalah SQL juga dan SASS juga, PHP juga Java hajar juga. Berdasarkan keterangan dari mereka bekerja dengan satu bahasa pemrograman nyaris mustahil dalam pengembangan website, hal itu terkadang memang susah dihindari.

Biasanya orang tipe ini akan sangat mudah dalam belajar bahasa pemograman baru, tidak semudah orang bisa menjadi front-end dan back-end sekaligus, tetapi buat mereka itu hal yang biasa saja dan sering dilakukan.

 

  1. The Perfectionists

Tipe perfeksionis ini tentu saja mengambil bagian juga dalam dunia pengembangan web, bukan berarti mereka mencatat kode dengan sangat sempurna dan tanpa cacat. Namun kesempurnaan mereka adalah terlihat dari kode yang mereka buat, mereka seringkali membuat komentar dengan jelas untuk sebuah manfaat tertentu, menyimak penamaan variabel yang baik dan benar, dan mereka membuat arsip yang baik.

 

  1. The Artsy

Dalam hal pengembangan web, kita bisa sebut CSS sebagai yang sangat utama. Bentuk, warna, animasi, filter dan lainnya yang bersangkutan dengan visual.

Mereka bukan desainer, atau bisa juga ada jiwa desain, tetapi ranah mereka adalah developer. Mereka mengekspresikan seni mereka dengan kode dibanding dengan Adobe Illustrator ataupun After Effect. Kebayangkan seperti apa? ya mereka jago buat efek-efek cantik untuk website, tetapi mereka bukan web designer, tipe ini seringkali suka bermain di Codepen dengan efek-efek modern untuk web.

 

  1. The Reuser

Tidak semua programmer suka mencatat kode dari awal untuk suatu website baru. Banyak orang yang mencatat kode untuk sekali pakai saja, lalu jika ingin membuat situs baru, mereka mengulangi lagi.

Namun Reuser tidak seperti itu, mereka ingin membuat pondasi kode awal yang powerful dan bagus, yang bisa digunakan lagi dilain waktu walaupun untuk tipe dan jenis situs yang berbeda, mereka tinggal mengolah sedikit saja maka jadilah kode lama yang bisa digunakan untuk website baru lagi sebab kode yang mereka bikin reuseable.

 

  1. The Bookworms

Tidak semua programmer suka menyimak dan meningkatkan pengetahuannya mengenai bahasa yang mereka pelajari. Kadang programmer hanya mempelajari fungsi-fungsi yang dibutuhkan untuk menciptakan website secara umum saja, namun bertolak belakang dengan si kutu buku. Mereka rajin menyimak dan memahami seluk-beluk dari bahasa pemrograman yang mereka pelajari. Hampir semua manfaat mereka kuasai, kiat pemrograman merekapun lebih baik, cara penyelesaian masalah juga berbagai karena hobi mereka menyimak dan belajar dari kekeliruan orang lain yang tertulis di buku.

 

  1. The Debuggers

Debugging adalah skill yang ada dalam diri mereka. Mereka bisa mencari tahu dan memahami solusi saat halaman menimbulkan “Internal server error 500”. Debugger tidak hanya mampu mengejar bug dalam kode mereka sendiri namun juga mampu mengejar bug pada kode yang ditulis oleh orang lain (yang adalah mimpi buruk setiap developer dalam dirinya sendiri).

Mereka biasanya kawakan dengan semua alat debugging dan mereka tahu harus menggunakannya di browser atau di IDE. Namun di samping alat, mereka juga mempunyai pengetahuan yang mumpuni dalam mengejar pemicu masalah tersebut.

Debugger seringkali akan meneliti baris demi baris dari kode program dan mengejar dibagian mana ada yang hilang, atau kurang. Tidak ada tanda “;” yang terlewat buat mereka.

 

  1. The Researchers

Web developer tipe peneliti tentu saja ada, tidak saja untuk menanggulangi kode mereka sendiri, tetapi mereka senang untuk mencari solusi yang dikemukakan seseorang di forum diskusi, dipostingan blog, biasanya kamu banyak mencari mereka di StackOverflow.

Tidak ada basa-basi, tidak ada penjurian disana, mereka hanya berbagi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi orang lain. Mereka berbagi, mereka menganalisis permasalah dengan menyimak dokumentasi, mengerjakan percobaan sendiri dan mereka akan menyalurkan temuan mereka untuk diketahui oleh orang lain.

 

  1. The Sociables

Walaupun mencatat kode dari satu sama lain, tetapi web developer masih tetap bersama-sama sebagai bagian dari masyarakat yang makan, bernafas dan hidup dari kode. Secara jasmani meskipun hanya duduk di depan komputer sendiri, sendiri bukan berarti kesepian, beberapa web developer mereka merasa nyaman dengan kesendirian. Mereka asik sendiri dan tidak bersosialisasi.

Namun ada juga yang suka bersosialisasi, mereka tidak sungkan bertemu dengan orang lain untuk minum bersama, bercerita mengenai lelucon, berkata tentang teknologi teranyar dan terbaik, sangat ingin sekali membicarakan rilis teranyar dari sebuah perlengkapan lunak.

Semua jenis web developer itu tentu saja ada di sekeliling kita, Anda pasti pernah mengejar orang-orang seperti itu bukan? Seorang web developer juga bisa mempunyai lebih dari satu tipe dari poin-poin yang tertulis diatas. Jadi Anda tergolong tipe web developer yang mana? Teman kita yang mana?

Sumber : THINGS TO CONSIDER AND KNOW ABOUT WEBSITE DEVELOPMENT AND DESIGN

Cara Mudah Cek Kesehatan Keuangan

Ackles in Bisnis
  ·   1 min read