Uncategorized

Klaster West Manhattan Sudah Terjual 200 Unit

Written by Ackle · 1 min read >

Meskipun belum meluncurkan klaster West Manhattan, Duta Putra Land mengklaim sukses menjual 200 dari 370 unit hunian Cluster aether bsd tempat tinggal yang ditawarkan di klaster tersebut bersama dengan harga yang ditawarkan berkisar Rp700 jutaan hingga Rp1,5 miliar. Direktur Marketing Duta Putra Land Ester Santoso menyebutkan bahwa Grand Duta City hingga sementara ini belum di-launching secara resmi.

Proyek ini rencananya dirilis secara resmi ke publik awal 2021 . “Meski begitu, animo penduduk cukup tinggi. Hal ini terbukti dari telah terjual 200 unit dari 370 unit tempat tinggal yang ditawarkan di Cluster West Manhattan,” ujarnya melalui siaran pers terkait bersama dengan Perkenalan Proyek Grand Duta City, di Bekasi

Selain jajaran komisaris dan direksi Duta Putra Land, terhitung hadir perwakilan beberapa agen properti, dan tokoh penduduk setempat.

Acara tersebut, menurut Elen, dilangsungkan secara simple bersama dengan protokoler kebugaran yang ketat, membasuh tangan, pengecekan suhu tubuh, pakai masker, dan merawat jarak. Grand Duta City dikembangkan di Jalan Raya Boulevard Grand Duta City, Kec. Babelan, Bekasi Utara seluas 200 hektare.

Lokasinya diklaim strategis sebab merupakan rute utama antara Bekasi Barat dan Bekasi Utara, bersama dengan tambahan akses mendatang yang menghubungkan Tanjung Priok dan Bekasi (tol Tanjung Priok—Cibitung).

Menurut Ester, hingga sementara ini Grand Duta City belum di-launching secara resmi. Rencananya baru awal tahun 2021 proyek ini dirilis secara resmi ke publik.

“Chairman Duta Putra Land yakin, kecuali membangun di sementara krisis, maka ke depan yang didapatkan adalah kemakmuran sebab tren perkembangan ekonomi dapat menanjak. Setelah krisis melalui perekonomian dapat bertumbuh. Sementara kecuali kita bangun pada sementara booming, maka kita mesti siap-siap menghadapi perekonomian yang menurun. Ini yang disebut siklus properti,” kata Ester.

Klaster West Manhattan di dalam bagian pembangunan dan infrastruktur (jalan, saluran air, dan listrik) telah terpasang, sedang telah tersedia tempat tinggal yang telah dan sedang. Dalam sementara dekat dapat dipasarkan klaster kedua, yaitu East Manhattan.

Besarnya minat penduduk ini, kata Ester, tidak lepas dari lokasi yang makin sangat strategis ke depan, khususnya sementara jalur tol Cibitung—Cilincing yang terhubung bersama dengan JORR yang telah beroperasi. “Jika tol tersebut beroperasi, maka posisi Grand Duta City dapat berada paling depan dibandingkan bersama dengan perumahan-perumahan lainnya. Proyek kita sangat diuntungkan sebab paling dekat bersama dengan pintu/akses tol Marunda. Sementara ini, proyek kita melalui tol Bekasi Barat dan tol Cakung–Cilincing,” kata Ester.

Praktisi pemarasan Leonard Suprijatna mengapresiasi pengembangan proyek baru Duta Putra Land yang berada di lokasi yang prospektif. Selain dari faktor akses tol, proyek ini dinilai istimewa sebab dikembangkan bersama dengan rencana township development bersama dengan konsentrasi dua Kawasan pusat niaga (central business district/CBD) untuk aktivitas komersial dan high-building.

“Dan yang tak kalah menariknya, ke depan proyek ini dapat tersambung bersama dengan proyek besar yang merupakan proyek baru joint antara Duta Putra Land bersama dengan Summarecon Gading.

Aksesnya terhitung sanggup melalui proyek ini,” ujar Leonard yang terhitung Direktur Panen Properti pada kesempatan yang sama. Jika ditilik dari segi investasi, kata Leonard, properti di Grand Duta City menjanjikan capital gain cukup tinggi.

Alasannya, saat ini ini harga lahan di Kelapa Gading, Sedayu City, dan Jakarta Garden City telah sangat mahal. Secara alamiah, perkembangan kota dapat menuju Bekasi Utara sebagai sunrise property merupakan destinasi baru investasi properti.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *