Uncategorized

Gesek Tunai Kartu Kredit Diyakini Tak Lagi Laku

Written by Ackles · 44 sec read >

Penurunan bunga kartu kredit diperkirakan dapat menurunkan praktik gesek tunai gestun terdekat yang sempat marak dilakukan oleh nasabah dalam sebagian th. terakhir. Pasalnya, biaya yang harus dikeluarkan nasabah untuk gesek tunai bersama menarik tunai melalui mesin ATM tak kembali jauh berbeda.

Gesek tunai adalah penarikan dana tunai bersama gunakan kartu kredit yang dilakukan di merchant (toko). Dengan lakukan Gestun, pemilik kartu kredit seolah-olah berbelanja di toko, tetapi yang diperoleh bukan barang melainkan duwit tunai.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta menjelaskan, terhadap praktik gesek tunai, umumnya nasabah dapat dikenakan biaya sebesar 2,5 prosen terhadap nilai transaksi. Dengan penurunan bunga kartu kredit, maka selisih biaya yang dikeluarkan untuk lakukan gesek tunai dibandingkan penarikan tunai melalui ATM jadi tipis.

Seperti diketahui, terasa 2 Juni 2017, Bank Indonesia mewajibkan penerbit kartu kredit untuk menurunkan batas maksimal bunga dari 2,95 prosen per bulan menjadi 2,25 prosen per bulan.

“Dengan bunga turun, Kami berharap penduduk tidak harus gesek tunai, gara-gara biayanya kan udah jadi mirip.

Saat ini menurut Steve, bank termasuk udah jadi kompetitif dalam mengenakan biaya penarikan tunai melalui kartu kredit.

Berdasarkan knowledge Bank Indonesia, hingga April 2017, penarikan tunai melalui kartu kredit udah capai Rp2,99 triliun. Nilai selanjutnya naik 12,83 prosen dibanding periode yang sama th. selanjutnya (year on year/yoy) sebesar Rp2,65 triliun.

 

Resep Ayam Untuk Mie Ayam Lezat

Ackles in Uncategorized
  ·   3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.