Artikel

Pentingnya penggunaan tiang lampu jalan

Lampu penerangan adalah salah satu komponen yang krusial yang menciptakan keamanan pada ruang jalan. Selain meminimalisir kemungkinan tindak kriminalitas, lampu jalan penerangan...

Written by Ackles · 1 min read >

Lampu penerangan adalah salah satu komponen yang krusial yang menciptakan keamanan pada ruang jalan. Selain meminimalisir kemungkinan tindak kriminalitas, lampu jalan penerangan juga mampu menghidupkan trotoar, dan membuat pejalan kaki terlihat saat malam hari. Lampu di jalur pedestrian harus dapat memastikan tingkat pencahayaan (lumen) yang sesuai dengan tempat yang akan diberi lampu.
Pada lingkungan komersial, lampu penerangan sebaiknya lebih terang dan pada kawasan permukiman dibuat cukup terang sehingga dapat mencegah dark spoty. Kelengkapan fisik dari fasilitas penerangan diusahakan tidak menganggu ruang bebas berjalan atau tidak pula menganggu jalur difabel.

Untuk meningkatkan penataan kualitas kota. Baik di perkotaan maupun pedesaan, sudah banyak ruas jalan umum yang dilengkapi dengan fasilitas lampu jalan umum pada malam hari. penerangan yang utama tersebut mutlak diperlukan karena merupakan salah satu kebutuhan masyarakat ketika melintasi ruas jalan.

Pencahayaan Jalan atau dikenal sebagai penerangan jalan umum adalah prasarana penerangan yang merupakan pelengkap jalan ,digunakan untuk penerangan di malam hari sehingga memudahkan pejalan kaki melihat dengan lebih jelas jalan yang akan dilintasi pada malam hari, sehingga dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan.

Fungsi utama lampu jalan adalah memberikan pencahayaan buatan kepada orang yang melintas agar membuat mereka merasa aman dalam melakukan aktivitas perjalanan di malam hari, entah itu para pejalan kaki, orang yang bersepeda dan pengendara kendaraan. Keselamatan berlalu lintas dapat ditingkatkan dan para pejalan kaki akan lebih aman dari kegiatan/ aksi criminal. Selain itu pencahayaan jalan juga dapat memberikan nilai estetika atau keindahan lingkungan jalan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan yang melintas. Serta dapat menjadi ikon suatu daerah tersebut.

Tiang lampu jalan merupakan komponen elektronik yang rentan atau dapat dikatakan memiliki umur pakai yang pendek, sehingga kegiatan perbaikan dan perawatan mutlak dibutuhkan. Perbaikan dapat berupa penggantian lampu yang mati ataupun pengecekan kondisi PJU.
Tiang penerangan jalan, biasanya dipasang dengan berbagai macam dimana jarak antar tiang sejajar antara 25-50m. Hal ini memastikan bahwa intensitas cahaya relatif rata di permukaan jalan sehingga pencahayaan lebih bagus dan meminimalisir area yang tidak mendapat pencahayaan.

Lampu jalan dapat ditempatkan di wilayah jalan baik yang berhadapan maupun yang berselang dan di tengah (di bagian median jalan). Tiang lampu yang diletakkan di bagian tengah biasanya digunakan untuk jalan yang hiruk pikuk dan kecepatan kendaraan tinggi (misalnya : jalan bebas hambatan, jalan utama) sementara itu peletakan lampu pada satu sisi tepi jalan lebih diperuntukan pada jalan dengan lalu lintas yang tidak ramaiatau bidang jalan yang tidak lebar seperti jalan lokal, jalan desa, dan jalan satu arah.

Bentuk dari Tiang lampu PJU itu sendiri bisa disesuaikan dengan image dan konsep jalan dimana Tiang lampu PJU itu berada. Seperti Tiang penerangan jalan yang terdapat di sekitar malioboro, dimana malioboro menjadi ikon pusat kota di Jogjakarta dan merupakan top destinasi yang diunggulkan bahkan memiliki daya tarik tersendiri. Dengan konsep klasik, unik dan estetik seperti ciri khas dari kota Yogyakarta itu sendiri ,dapat memberikan nuansa romantisme jogja dan memberikan estetika sekaligus identitas kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.