Uncategorized

Pembuatan Keset Sabut Kelapa Mudah dan Praktis!

Pohon kelapa merupakan pohon yang istimewa karena hampir seluruh bagian pohonnya bisa dimanfaatkan. Pemanfaatan bagian dari pohon kelapa tentu berbeda. Salah satu...

Written by Ackles · 2 min read >
Pembuatan Keset Sabut Kelapa

Pohon kelapa merupakan pohon yang istimewa karena hampir seluruh bagian pohonnya bisa dimanfaatkan. Pemanfaatan bagian dari pohon kelapa tentu berbeda. Salah satu bagian dari kelapa yang dapat dimanfaatkan yaitu sabut kelapa. Kebanyakan dari masyarakat memanfaatkan sabut untuk bahan bakar memasak di tungku. Selain itu, sabut kelapa juga bisa disulap menjadi barang yang bernilai jual dan bernilai fungsi. Ya, sabut kelapa dapat dibuat keset. Sebelumnya, yuk cari tahu bagaimana pembuatan keset sabut kelapa itu? Simak penjelasan di bawah ini ya!

Cara Pembuatan Keset Sabut Kelapa

Alat :

  • Rimbagan (tempat untuk menganyam)
  • Palu
  • Pisau
  • Gunting
  • Gobet (alat pemangkas keset)

Bahan :

  • Sabut kelapa
  • Tali (tambang) dari sabut kelapa
  • Minyak kelapa

Cara Pembuatan :

  1. Siapkan semua alat dan bahannya.
  2. Bentuklah sabut kelapa seperti bantal.
  3. Lalu pasangkan tali atau tambang pada rimbagan sebagai alur untuk menganyam.
  4. Oleskan minyak secukupnya pada tali tersebut supaya saat dianyam tidak tersendat.
  5. Anyamlah tali sebagai awalan sekaligus menjai pondasinya.
  6. Selanjutnya, anyamlah sabut kelapa seperti menenun, lalu masukkan dari atas dengan ditata sejajar sampai semuanya terisi penuh.
  7. Setiap satu baris rapatkan dengan cara dipukul-pukul dari atas dengan palu supaya keset menjadi padat dan kuat.
  8. Setelah selesai menganyam, kemudian permukaan keset dipangkas supaya rata dan rapi.
  9. Keset sabut kelapa sudah jadi.

Produk Lain dari Sabut Kelapa

kerajinan dari sabut kelapa

1. Cocomesh Jaring Sabut Kelapa

Cocomesh jaring serabut kelapa merupakan salah satu aplikasi dari tali serabut kelapa. Cara membuatnya dengan dianyam. Polanya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan, seperti membuat ukuran dengan jarak tali 2×2 cm, 3×3 cm, 4×4 cm dan sesuai kebutuhan.

Biasanya cocomesh banyak digunakan untuk reklamasi tambang, mengembalikan areal bekas tambang supaya menjadi hijau kembali. Cocomesh berfungsi sebagai media tanam untuk cover crop yang disebar diatas cocomesh. Selain itu fungsi lain dari cocomesh bisa mencegah larinya top soil dan mencegah erosi tanah. Kelebihan penggunaan cocomesh sabut kelapa ini yaitu selain karena bahan yang digunakan organik dan juga memiliki kekuatan yang cukup lama sekitar 2 tahun.

Ketika mulai memasang cocomesh jaring sabut kelapa di atas tebing bekas tambang, kemudian mulai ditaburi dengan covercrop penutup lahan seperti jenis PJ (Pueraria javanica), CP (Centrosema pubescens),  CC (Calopogonium caeruleum) atau jenis MC Mucuna, maka selama penumbuhan, biji tersebut dapat tumbuh dengan cepat dalam media cocomesh. Dan setelah areal sudah menghijau, maka areal tersebut sudah siap untuk ditanami dengan tumbuhan tanaman keras. Maka kembali hijaulah bekas tambang tersebut.

2. Sapu Sabut Kelapa

Masih bisa bertahan di era milenial, kerajinan dari sabut kelapa yang satu ini, memang memiliki kesan jadul tapi nyatanya sangat fungsional. Ya, kerajinan yang satu ini adalah sapu yang terbuat dari sabut kelapa, masih tak mau kalah dari sapu-sapu modern saat ini.

Sebagian besar masyarakat di Indonesia masih menggunakan sapu sabut kelapa ini, dengan alasan kotoran debu lebih mudah dibersihkan, lebih murah, tahan lama, hingga lebih ramah lingkungan. Karena saat ini sapu modern kebanyakan terbuat dari bahan plastik sintetis, yang tidak tahan lama. Selain itu, sapu plastik dijual dengan harga yang lebih mahal dan tidak ramah lingkungan.

Sedangkan harga dari sapu sabut kelapa biasanya akan dibanderol dengan Rp5.000 hingga Rp30.000 saja. Apalagi jika anda langsung membelinya di lokasi pengrajin, kemungkinan besar bisa mendapatkan harga yang lebih murah, daripada yang sudah dijual di warung atau toko.

3. Pot Tanaman

Buat anda yang suka bercocok tanam, dan menyukai tanaman, sepertinya anda wajib mempunyai salah satu kerajinan dari sabut kelapa ini. Pot tanaman dari sabut kelapa adalah jawabannya. Selain bisa dijadikan pot, sabut kelapa ini juga bisa dijadikan sebagai media tanaman, jadi tidak perlu menambahkan tanah lagi, atau bisa menggunakan cocofiber.

Tanaman yang biasanya menggunakan pot tanaman dari sabut kelapa ini yaitu bunga anggrek. Selain itu, pot ini memiliki warna dan bahan yang menyatu dengan alam, sehingga membuatnya jadi terlihat lebih indah, cantik, dan natural.

Keuntungan Bisnis Sabut Kelapa

Di Indonesia sendiri merupakan penghasil kelapa, tetapi sabut kelapa kering masih dibuang begitu saja. Mungkin hanya pelaku usaha pembuatan bata dan genteng saja yang akan membutuhkan sabut kelapa tersebut untuk proses pembakaran. Tapi apakah sabut kelapa hanya bisa dijadikan sebagai bahan bakar untuk memasak, pembuatan batu bata dan genteng saja? Tentu tidak.

Para pengerajin sudah memanfaatkan serat sabut kelapa untuk diolah menjadi barang-barang yang berguna, contohnya sapu lantai dan keset kaki. Seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi serta pengolahan sabut kelapa yang inovatif, sabut kelapa bisa menjadi produk kerajinan yang benilai jual tinggi.

Contohnya seperti pemanfaatan sabut kelapa sebagai pengisi jok mobil sabut kelapa, kasur sabut kelapa, sofa sabut kelapa, pot sabut kelapa, dan aneka kerajinan sabutret yang lainnya. Tetapi, dengan peralatan yang masih sederhana tentu tidak mampu memproduksi dalam jumlah besar, sehingga bisnis yang dijalankan tersebut tidak bisa berkembang.

 

Itulah penjelasan mengenai cara pembuatan keset sabut kelapa, produk lain dari sabut kelapa dan keuntungan bisnis sabut kelapa. Intinya jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal baru dan jangan takut gagal. Semoga artikel ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.