Berita

Cara Budidaya Kelapa yang Baik dan Benar untuk Dilakukan

Budidaya Kelapa – Cocos nucifera, atau biasa dikenal dengan sebutan kelapa ialah sebuah satu-satunya anggota dari keluarga  cocos. Selain hal itu, karena...

Written by Ackles · 3 min read >
budidaya kelapa

Budidaya Kelapa – Cocos nucifera, atau biasa dikenal dengan sebutan kelapa ialah sebuah satu-satunya anggota dari keluarga  cocos. Selain hal itu, karena hampir diseluruh Indonesia berada di pesisir pantai maka membuat kita lebih mudah mendapatkan kelapa ini serta mengakibatkan tanaman ini menjadi tanaman yang paling dimanfaatkan baik dari segi ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat di pesisir tersebut.

Untuk contoh, pembudidayaan kelapa ialah salah satu contoh bisnis yang bisa menghasilkan uang yang terbilang tinggi karena kebutuhan akan tempat makan selalu membutuhkan kelapa khususnya untuk dijadikan minuman es. Atau biasanya dibuat ibu-ibu menjadi santan kelapa untuk memasak. Jika Anda ingin membuat santan kelapa dengan mudah bisa menggunakan Mesin Parut Kelapa Kecil Mini. Dengan demikian, berikut merupakan teknik yang diperlukan untuk melakukan budidaya penanaman tanaman kelapa.

Budidaya Kelapa

1.Memilih Benih

Benih yang digunakan yaitu berasal dari tanaman pohon induk yang sudah memasuki umur sekitar 20 sampai 40 tahun lamanya. Tingkat produksi buah yang sekitar 80 sampai 120 buah/pohon/tahun atau dengan perkiraan lain yaitu sekitar 25 kg/pohon/tahun, batang yang lurus dan kuat dengan daun yang bersih dan tanaman yang bebas dari hama dan pastinya penyakit. Untuk memilih benih, bisa dilakukan dengan memilih tanaman tua yang sudah berumur +- 12 bulan. Carilah kelapa dengan tipe 4/5 sisi dari kulit kelapa sudah berwarna coklat, bulat, dan bentuk yang sedikit lonjong, buah yang licin dan halus, mempunyai panjang buah sekitar 22 sampai 25 cm serta lebar buah sekitar 17 sampai 22 cm.

2.Menyiapkan Benih

Sesudah melakukan penyeleksian pada benih, sebaiknya bibit dilakukan pengistirahatan kurang lebih sekitar 1 bulan pada tempat yang memiliki udara segar, tidak bocor, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung dengan suhu udara yang tepat, untuk tempat tersebut yaitu sekitar 25 sampai 27 derajat C.

3.Teknik Penyemaian Dengan Polybag

Berikan luka pada benih kelapa dengan panjang kurang lebih 5 cm di tempat dimana sabut timbul di sebelah tangkai yang berhadapan dengan sisi terlebar bisa dengan menggunakan pisau. Pemberian luka tersebut jangan sampai dilakukan dua kali.

Lakukanlah penanaman benih dengan kedalaman sekitar 2/3 bagian dari luka yang sudah diberikan dengan menghadap ke atas serta mikrotil menghadap ke arah timur.

Posisi penanaman membuat posisi segitiga yang bersinggungan. Dalam permeter jarak persegi diisi dengan sekitar 30 sampai 35 benih.

Penyemaian yang dilakukan pada polybag akan memakan waktu kurang lebih selama 6 sampai 12 bulan, serta mulai berdaun sekitar 6 helai dengan ketinggian batang sekitar 90  hingga  100 cm

4.Pemindahan Bibit

Perhatikan cara menanam pohon kelapa berikut ini dalam pemindahan bibit:
Pemindahan bibit sebaiknya dilakukan saat sudah memasuki musim penghujan.

Bibit polybag wajibnya sudah bisa dipindahkan saat umur pada tanaman sudah mencapai umur 9 – 12 bulan. Akar yang timbul diluar polybag sebaiknya di potong pada waktu dua sampai tiga hari sebelumnya.

5.Media Tanam

Karena tanaman kelapa bisa tumbuh di berbagai macam media tanam misalnya seperti laterit, pasir, tanah berbatu, dan aluvian. Namun untuk membuat tanaman kelapa yang ditanam mempunyai produktivitas yang terbaik sebaiknya ditanam dengan menggunakan tanah alluvial. Untuk pertumbuhannya, tanah yang mempunyai ketersediaan air tanah sangat dibutuhkan oleh tanaman kelapa.

Selain itu, air tanah yang dihasilkan harus mempunyai ketersediaan yang sama dengan air yang ada pada curah hujan selama satu bulan pertama. Tanah yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman kelapa ini ialah tanah yang datar, apabila mempunyai kemiringan (sekitar 3 sampai 50%) maka lebih baik dilakukan pembuatan teras supaya tidak terjadi erosi pada tanah serta juga untuk mempertahankan kesuburan pada tanah.

6.Pengolahan Media Tanam

Lakukan pengapuran jika pH tanah mempunyai tingkat keasaman yang tinggi. Lakukanlah hal ini sampai pH tanah mencapai 6 sampai 8.
Berikanlah pemupukan menggunakan pupuk TSP 300 gram untuk tiap lubang yang akan ditanami dengan pohon.

7.Teknik Penanaman

Berikut ini merupakan cara menanam pohon kelapa yang baik dan benar:

  • Lakukanlah metode penanaman dengan metode penanaman segitiga dari lahan yang digunakan dan buatlah tanaman terkena sinar matahari langsung secara maximal. Tanamlah tanaman dengan menggunakan jarak 9 x 9 x 9 meter.
  • Buatlah lubang tanam saat sebelum memasuki bulan 1 hingga 2 sebelum dilakukannya penanaman guna untuk menghilangkan dari keasaman tanah. Ukuran yang akan digunakan yaitu 60 x 60 x 60 cm sampai 100 x 100 x 100 cm. Jadi waktu penanaman pada bulan selanjutnya yaitu ketika curah hujan pada waktu sebelumnya mencapai pada tingkat 200 mm.

budidaya kelapa

8.Metode Penanaman

Bagian atas tanah dicampurkan dengan menggunakan pupuk fosfat dengan dosis 300 gram pada setiap lubangnya, lalu bibit dimasukkan ke dalam lubang penanaman. Pada polybag bagian bawah dimasukkan ke dalam lubang tanam, lalu di iris sampai paada bagian akhir.

9.Penyiangan

Melakukan penyiangan terhadap piringan tanaman kelapa dengan lebar 1 meter pada tahun pertama, 1,5 pada tahun kedua, serta 2 meter pada tahun ketiga. Hal yang perlu dilakukan yaitu dengan menggunakan parang yang diarahkan ke dalam berguna untuk memotong parasit serta hama tanaman sampai batas dari permukaan tanah. Lakukan penyiangan selama 4 minggu sekali ketika musim penghujan lalu 6 minggu sampai 2 bulan pada musim kemarau.

10.Penjarangan dan Penyulaman

Penjarangan serta Penyulaman merupakan penukaran terhadap tanaman yang tumbuh dengan cacat. Apabila tanaman mempunyai pertumbuhan yang tidak normal, sebaiknya tanaman diganti dengan menggunakan bibit yang lainnya.

11.Perampalan

Perampalan yaitu membuang daun yang sudah berwarna cokelat karena telah kering. Panjat tanaman kelapa lalu buang daun yang telah mati.

12.Pemupukan

Pemupukan dikerjakan saat tanah yang ditanami telah kekurangan nutrisi untuk tanaman. Biasanya pada bulan pertama menggunakan 100 gram pupuk urea yang diberikan pada ukuran 15 cm dari pangkal batang tanaman kelapa. Pemupukan selanjutnya yaitu dua kali dalam satu tahun ialah saat musim hujan berakhir sekitar bulan april atau mei serta ketika awal musim hujan sudah tiba yaitu bulan oktober atau bisa November.

13.Teknik Perawatan

Lakukan penyiraman jika memasuki bulan kemarau serta jarang hujan turun. Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya melakukan penyiraman yang terkontrol ialah dilakukan sekitar tiga hari sekali. Sebaiknya, penyiraman ini dilakukan pada sore hari saja.

Demikian artikel tentang Budidaya Kelapa, semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *