Uncategorized

Apakah Mengkonsumsi Mie Baik Bagi Kesehatan Bayi

Written by Ackles · 1 min read >

Apakah Mie Baik untuk Bayi & Anak?

Mie dengan cepat menjadi makanan pokok masa kini. Ketika orang tua kekurangan waktu, dan anak-anak mereka membutuhkan sesuatu untuk dimakan, mereka dengan mudah memilih mie instan. Saat ini, dengan berbagai merek mie instan, membeli rasa yang disukai anak Anda menjadi sangat mudah. Tapi, Anda perlu berhenti dan berpikir apakah mie adalah makanan yang tepat untuk anak Anda. Dan, kita akan membahasnya di artikel ini. Mari kita pahami dulu apakah mie aman untuk bayi dan balita.

Apakah Aman Memberi Makan Mie untuk Anak Anda?

Mie adalah jenis pasta yang dibuat dengan adonan. Mi buatan sendiri dimakan sebagai makanan pokok di beberapa belahan dunia dan aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan kimia dan pengawet. Tapi, yang Anda dapatkan di pasaran, termasuk mie instan, memiliki bahan kimia dan pengawet yang tidak menjadikannya pilihan yang tepat untuk anak-anak. Jenis mi apa pun, baik buatan sendiri atau yang dibeli di pasar, tidak aman untuk bayi karena akan tersedak. Untuk anak-anak yang lebih besar, Anda mungkin ingin tetap menggunakan pilihan yang lebih sehat dan menghindari mie instan. Yuk simak kenapa mi/mi instan tidak aman untuk si kecil.

Mengapa Mie Instan Tidak Aman untuk Anak Anda?

Berikut adalah beberapa alasan lagi mengapa mie instan tidak baik untuk si kecil.

  1. Ini Sangat Diproses

Terutama terbuat dari maida, mie instan diproses untuk pengemasan, dan tidak mengandung/ nilai gizi yang sangat rendah. Makanan seperti itu juga disebut sebagai bahan habis pakai kalori kosong.

  1. Pembawa Lemak Trans

Mie dikukus dan kemudian digoreng dalam minyak untuk memperpanjang umur simpannya. Hal ini menyebabkan lemak trans dari minyak menjadi bagian dari mie, yang menyebabkan penambahan berat badan pada anak Anda.

  1. Lapisan Lilin

Mie perlu terlihat menarik, dan itu dicapai dengan melapisinya dengan lapisan lilin dalam proses pembuatannya. Lilin cukup berbahaya bagi anak-anak dan diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada hati.

  1. Makanan Dengan Propylene Glycol

Mie tidak boleh kering dan perlu mempertahankan kelembapan internalnya. Ini dicapai dengan menambahkan propilen glikol ke dalamnya. Anak-anak berada pada risiko yang lebih tinggi dengan bahan kimia ini karena menyebabkan kerusakan jangka panjang pada jantung, hati dan ginjal dengan terakumulasi di dalamnya.

  1. Kehadiran Monosodium Glutamat

MSG, seperti yang terkenal disingkat dan dilaporkan dalam berita, banyak digunakan dalam mie instan untuk alasan yang sangat penting. Ini sangat meningkatkan rasa. Namun, bahan kimia ini berbahaya bagi anak-anak maupun orang dewasa, karena diketahui menyebabkan kerusakan otak.

  1. Natrium Sebagai Pengawet

Mie sudah mengandung garam dalam jumlah tinggi untuk mengawetkannya dalam waktu lama. Natrium, unsur yang ada dalam garam, juga secara langsung mempengaruhi organ vital dan dapat menyebabkan kerusakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

  1. Adanya Bahan Kimia Berbahaya

Terlepas dari alasan di atas, berbagai bahan kimia seperti plasticizer dan dioxin hadir dalam bahan yang digunakan untuk mengemas mie. Bahan kimia ini bersifat karsinogenik dan mungkin tetap ada di dalam mie bahkan setelah Anda memasaknya. Orang mungkin berasumsi bahwa jumlah konsumsi mereka tidak tinggi atau mereka berhati-hati saat memasak, tetapi faktor-faktor tertentu yang dapat menyebabkan kanker bukanlah risiko yang layak untuk diambil.

Kadang-kadang, bahkan setelah mengetahui bahwa mie, terutama mie instan, tidak aman untuk bayi, Anda mungkin mendapati diri Anda hanya memiliki sebungkus mie instan. Dan, ketika si kecil tidak bisa mengendalikan rasa laparnya, Anda mungkin harus memberinya makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *