Artikel

Cara Budidaya Bunga Euphorbia Secara Generatif dan Vegetatif (Stek)

Written by Beend · 1 min read >

Tanaman Delapan Dewa dari toko bunga tangerang online atau lebih dikenal Bunga Euphorbia memang sudah tidak asing lagi ditampilkan sebagai salah satu tanaman hias. Sering pula dijuluki dengan Ratu Duri atau Mahkota Duri, walaupun batangnya memang penuh dengan duri yang tajam, namun semua itu sebanding dengan keindahan bunganya yang berwarna merah muda.

Di negara Thailand, bunga euphorbia ini tersohor sebagai bunga yang mampu membawa kesejahteraan dan keberuntungan. Sekilas bentuk bunganya mirip dengan angka 8, sehingga membuat bunga ini dijuluki bunga delapan dewa (pak sien hwa). Tanaman Euphorbia tergolong cukup mudah untuk dibudidayakan, baik secara generatif dengan menggunakan biji maupun secara vegetatif dengan stek batang. Berikut 2 cara budidaya bunga euphorbia.

 

Cara Menanam Bunga Euphorbia

  1. Budidaya Bunga Euphorbia Secara Generatif

Pada teknik budidaya secara generatif,  biji didapatkan dari pembuahan benang sari dan putik, secara alami maupun dengan bantuan tangan manusia. Untuk mendapatkan hasil silangan berkualitas, pastikan indukan bunga euphorbia kualitasnya baik, warnanya indah, cukup produktif berbunga, serta jumlah bunga dalam satu kelompoknya banyak.

Keunggulan menggunakan metode generatif adalah tanaman baru bisa banyak jumlahnya, tidak melukai tanaman induk, akar tanaman baru lebih kuat, dan tanaman yang dihasilkan seragam. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan perbanyakan tumbuhan euphorbia secara generatif :

-Perhatikan ciri bunga yang telah siap dibuahi : kepala putik segar, bengkak, sedikit lengket saat dipegang. Waktu terbaik membuahi bunga adalah 4 hari setelah mekar.

-Ambil benang sari dari tanaman euphorbia unggul lainnya, pilihlah pada bunga yang sudah mekar selama 7 hari untuk benang sari terbaik.

-Petik bunga yang memiliki benang sari untuk ditempelkan ke kepala putik. Tempelkan langsung bunga ke bunga sehingga benang sari dipastikan melekat ke kepala putik.

-Tutupi bunga dengan plastik sehingga menjaga benang sari tetap melekat dan tidak terbawa angin atau hujan

-Amati beberapa hari. Jika pangkal putik mulai membengkak dan membentuk bulatan hijau, artinya buah mulai terbentuk. Biasanya jika berhasil, penyerbukan hanya berjalan sekitar 4-5 hari.

-Persiapkan media semai untuk biji. Campurkan pasir dan arang sekam dengan perbandingan 1:1. Rendam campuran tersebut dalam 0,2% cairan fungisida Dithane M-45, untuk mencegah tumbuhnya cendawan. Setelah itu, masukkan media tanam hingga memenuhi ¾ bagian pot. Buat lubang kecil di tengah pot untuk menyemai biji euphorbia.

-Siapkan benih. Uji terlebih dahulu biji apakah berkualitas tinggi dengan cara direndam. Pilih biji yang tenggelam di dalam air, karena artinya biji tersebut ‘berisi’ dan berkualitas baik.

-Rendam terlebih dahulu biji dengan larutan campuran fungisida dan ZPT (zat perangsang tumbuh), selama 10 menit.

-Masukkan biji ke dalam lubang tanam, maksimal 5 buah biji untuk setiap lubang. Tutupi dengan penambahan media tanam diatasnya namun jangan terlalu tebal.

-Letakkan pot bunga di toko bunga tangerang murah di tempat yang teduh. Rawat setiap hari dengan menyiramnnya dan memberikan benih perangsang akar. Biji paling cepat akan berkecambah setelah 4-7 hari penanaman.

Alasan Masuk OSIS Bidang Olahraga

Beend in Artikel
  ·   1 min read